Langsung ke konten utama
Remaja itu suka kabur
Tahu nggak sobat, kita lihat remaja pada zaman sekarang ini banyak yang suka kabur. Kabur ibaratkan buronan yang akan tertangkap kembali. Tapi bukan berarti remaja sekarang ini di penjara. Namu, bias kita ibaratkan begitu
Kita misalkan semua remaja ini adalah manusia yang tinggal di dalam sebuah penjara (masih dalam masa untuk berteman/jomblo). Namun kita lihat banyak mereka yang terjadi pada masa ini, mereka banyak yang memilih untuk pacaran, keluar dari masa untuk berteman. Mereka telah memilih berpacaran dan merasa tidak jomblo lagi. Sebenarnya pacaran itu ialah pengaburan palsu dari status jomblo, yang mana suatu saat mereka yang ,memilih untuk pacaran itu pasti akan mendapat masalah dan kembali dalam perangkap jomblo lagi.
Nah…! Setelah mereka jomblo lagi, pasti banyak sekali masalah yang mereka hadapi, kadang kala mereka merasa jenuh merasa nggak semangat dan sebagainya. Sebenarnya, yang membuat mereka tidak bersemangat ialah mereka sendiri. Jadi, untuk sobat-sobat remaja sekarang, jangan pernah sedih bagi yang jomblo, justru itulah yang menyenangkan. Penghapusan dari status jomblo yang sebenarnya hanyalah dengan menikah. “Dan Allah telah menciptakan manusia dengan berpasang-pasangan”. Jadi, kita thu hidup gak boleh merasa nggak laku. Jangan kabur dari status remaja yang sebenarnya.
Keep smile…! J
#Samset(salam semangat)                     
Dha~Vied                              
Muhammad david, MA KM Muhammadiyah padang panjang


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUCOBA LEWATI

By : Muhammad David angin senja menemani langkahku meninggalkan siang nan cerah sore nan kelabu menantang dinginnya malam bertabur bintang ditemani sang bulan kini ku bersandar di atas kursi tua yang lapuk dimakan usia namun tetap kokoh menopang diriku ku bercerita padanya tentang indahnya siangku tentang hidupku namun dia hanya tersenyum melirik sinis padaku

Untuk Guru-guruku.. By: M.david.-

Penipu

Dunia ini penipu. Begitu juga isinya. Banyak sekali manusia yang suka membuat fatamorgana guna menyenangkan pemirsanya. Tanpa sadar dia sendiri yang tengah ditipu oleh fatamorgana yang ia buat. Terlihat bahagia di hadapan publik. Membuat lelucuan sehingga orang tertawa terpingkal-pingkal. Sebenarnya, ia yang membuat lelucuan tengah berduka dengan ragam masalah yang ia hadapi. Bertengkar dengan teman misalnya, saling diam dengan saudara, berselisih paham dengan orang tua.