Langsung ke konten utama

Makna makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang Dalam berusaha

Makna makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang

Dalam berusaha

“Makanlah sebelum lapar, Berhentilah sebelum kenyang”. Siapa sih yang gak tau hadist itu. Dalam pikiran sobat masing-msing, pasti ada pengertian yang berbeda-beda atau mungkin sama. Nah, aku punya satu pengertian tersendiri loh sobat, khususnya dalam bekerja dan berusaha

Makan sebelum lapar, disini kita dianjurkan bahwa dalam bekerja itu kita tidak boleh menunggu sesuatu itu habis baru kita bekerja lagi. Tapi kita harus tetap bekerja untuk hari esok, kita harus pnya persiapan untuk hari esok agar pada esok hari itu kita tidak susah lagi.

Berhentilah sebelum kenyang, dalam menyikapi kaa-kata ini tentu kita di anjurkan untuk tidak rakus dalam berusaha. Dalam sesuatu yang kita dapatkan pasti disitu ada hak milik atau unya orang lain. Jadi kita tidak boleh berlebih-lebihan dalam mengimpulkan harta, dalam meraih sesuatu.

So.. ambil sendiri ya sobat pengertiannya…

محمد دافيد

(Muhammad David,Siswa MA KM Muhammadiyah Padangpanjang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Guru-guruku.. By: M.david.-

KUCOBA LEWATI

By : Muhammad David angin senja menemani langkahku meninggalkan siang nan cerah sore nan kelabu menantang dinginnya malam bertabur bintang ditemani sang bulan kini ku bersandar di atas kursi tua yang lapuk dimakan usia namun tetap kokoh menopang diriku ku bercerita padanya tentang indahnya siangku tentang hidupku namun dia hanya tersenyum melirik sinis padaku

Berobah Tidak Perlu dengan yang Baru

Sobat, kini telah tahun 2014., di tahun baru ini kita tidak harus memiliki sesuatu yang baru. Tapi kita harus berusaha lebih baik dari hari atau tahun yang lalu. Kita harus melakukan perubahan, seandainya ada yang kurang baik di tahun lalu, maka kita harus merobahnya, meluruskannya kea rah yang lebih baik. Pada tahun 2014 ini, mungkin akan banyak kegiatan yang akan kita lewati. Mulai dar sekolah, kita memasuki semester II, jika kita lihat nilai kita pada rafor, maka itulah gambaran kita pada semester lalu. Bagi yang nilainya bagus, tentu dia bersyukur dengan nilai itu, tapi tidak boleh merasa bangga dengan itu, karna di semester berikutnya, pasti aka nada rintangnan baru yang harus kita lewati. Begitu juga bagi sobat-sobat yang nilainya mungkn tidak memuaskan, kita harus bias belajar dari semua yang berlalu. Bukan berarti kita mengenang untuk mematahkan semangat. Tapi menjadi cambuk untuk melalkukan perobahan. Jadi buat sobat semua, tetap semangat ya di tahun 2014 ini. Selain...