Langsung ke konten utama

Pede Itu Wajib



Sobat! Dalam keseharian biasanya kita selalu ditekankan untuk dapat bekerja
maksimal. Sekalipun sedikit-sedikit, pasti akhirnya semua harus selesai juga. Pada tujuan
yang maksimal itu pastinya dituntut keseriusan untuk bekerja. Pernahkah sobat sekalian
melakukan sesuatu tapi hasilnya tidak maksimal?

Nah sobat, jika kita melakukan sesuatu yang belum maksimal, coba tanyakan pada
diri sendiri apa sebab hasil tersebut tidak maksimal. Apakah ada kekurangan yang kita
lakukan? Apakah tidak serius, atau tidak mapan apa yang kita kerjakan itu?
Salah satu penyebab tidak maksimalnya pekerjaan yang kita lakukan ialah karena
kurang percaya dirinya kita dalam pekerjaan tersebut. Seorang yang bekerja maksimal
pastinya yakin akan keberhasilan dia dalam bekerja tersebut. Jika kita telah yakin pasti semua
Bayangkan, jika Thomas Alva Edison tidak yakin akan percobaannya dalam
menciptakan lampu pasti tidak akan ada lampu pada zaman sekarang ini.
Kepedean dalam
bekerja juga dapat membuat semangat timbul pada diri kita. Jika gagal, pasti kita akan
mencoba cara baru dalam menyelesaikan hal tersebut.
Tidak bisa cara ini, cara lain. Tidak bisa lagi, ubah jalan atau ubah gaya kerjanya.
Pasti begitu terus sampai semuanya berhasil di tembus. Tidak ada yang mudah, semuanya
juga tidak susah. Pede adalah satu hal yang dapat menuntut kesuksesan dan hasil yang
Jadi sobat, tidak ada yang gagal, tidak ada yang tidak berhasil selagi mereka
mempunyai kepedean. Hasil dari pede adalah semangat yang berujung pada sukses. Biarkan
orang berkata apa, yang penting kita lanjut terus.

Salam TheDave

(Muhammad David, siswa MA KM Muhammadiyah Padangpanjang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUCOBA LEWATI

By : Muhammad David angin senja menemani langkahku meninggalkan siang nan cerah sore nan kelabu menantang dinginnya malam bertabur bintang ditemani sang bulan kini ku bersandar di atas kursi tua yang lapuk dimakan usia namun tetap kokoh menopang diriku ku bercerita padanya tentang indahnya siangku tentang hidupku namun dia hanya tersenyum melirik sinis padaku

Untuk Guru-guruku.. By: M.david.-

Penipu

Dunia ini penipu. Begitu juga isinya. Banyak sekali manusia yang suka membuat fatamorgana guna menyenangkan pemirsanya. Tanpa sadar dia sendiri yang tengah ditipu oleh fatamorgana yang ia buat. Terlihat bahagia di hadapan publik. Membuat lelucuan sehingga orang tertawa terpingkal-pingkal. Sebenarnya, ia yang membuat lelucuan tengah berduka dengan ragam masalah yang ia hadapi. Bertengkar dengan teman misalnya, saling diam dengan saudara, berselisih paham dengan orang tua.