Langsung ke konten utama

Hidup bukan untuk ditangisi



Kenapa cemberut gitu, Dek?
Dek, dunia itu buakn untuk ditangisi. Tapi adalah ladang untuk berusaha dan bangkit. masa lalu hanyalah kenangan. masa depan memang belum pasti. Tapi, tak ada salahnya hari ini mencoba untuk hidup lebih baik.
Hari kemarin jadikan sebagai guru. Ambil pelajaran. Jika buruk, tinggalkan dan berusahalah untuk tidak mengulanginya lagi. Jika baik maka teruskanlah. Tapi ingat! sebaik-baik manusia ialah yang melakukan hal lebih baik dari hari kemarinnya. Kreatiflah. Ciptakan sesuatu yang baru setiap waktu. Baru bukan sekadar baru tapi juga punya nilai yang lebih baik.
Jangan terjebak dunia yang hanya sebatas popularitas yang akhirnya tertindas seiring kedatangan hal baru. Buat dunia mengenal dan mengenangmu bahkan saat kau tida ada lagi di dunia ini.
Seperti sajak Khairil Anwar. Tentang HIDUP SERIBU TAHUN LAGI.
#mOEDA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUCOBA LEWATI

By : Muhammad David angin senja menemani langkahku meninggalkan siang nan cerah sore nan kelabu menantang dinginnya malam bertabur bintang ditemani sang bulan kini ku bersandar di atas kursi tua yang lapuk dimakan usia namun tetap kokoh menopang diriku ku bercerita padanya tentang indahnya siangku tentang hidupku namun dia hanya tersenyum melirik sinis padaku

Untuk Guru-guruku.. By: M.david.-

Penipu

Dunia ini penipu. Begitu juga isinya. Banyak sekali manusia yang suka membuat fatamorgana guna menyenangkan pemirsanya. Tanpa sadar dia sendiri yang tengah ditipu oleh fatamorgana yang ia buat. Terlihat bahagia di hadapan publik. Membuat lelucuan sehingga orang tertawa terpingkal-pingkal. Sebenarnya, ia yang membuat lelucuan tengah berduka dengan ragam masalah yang ia hadapi. Bertengkar dengan teman misalnya, saling diam dengan saudara, berselisih paham dengan orang tua.