Langsung ke konten utama

Merdeka Katamu

Perjuangan

"Merdeka, merdeka, merdeka..."
"Diam," Merdeka katamu. Merdeka dari masa lalu. merdeka dari penjajahan, merdeka dari penderitaan. merdeka dari rasa galau. Merdeka sementara. Setelah itu terjajah kembali.
Kau tak sadar mungkin. Kau merdeka belum semerdeka merdeka yang kau bayangkan.
Ilusi yang kau ikuti sehingga kau cepat puas. Euforia yang kau turutkan. Sehingga orang sudah berjalan maju kau masih di tempat yang lama
Bung... Ini senjatamu, ambil dan bawalah berlari. Kau sudah teramat jauh tertinggal. Kejar mereka. Bersainglah dengan sehat. Bila lelah.
#Moeda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUCOBA LEWATI

By : Muhammad David angin senja menemani langkahku meninggalkan siang nan cerah sore nan kelabu menantang dinginnya malam bertabur bintang ditemani sang bulan kini ku bersandar di atas kursi tua yang lapuk dimakan usia namun tetap kokoh menopang diriku ku bercerita padanya tentang indahnya siangku tentang hidupku namun dia hanya tersenyum melirik sinis padaku

Untuk Guru-guruku.. By: M.david.-

Penipu

Dunia ini penipu. Begitu juga isinya. Banyak sekali manusia yang suka membuat fatamorgana guna menyenangkan pemirsanya. Tanpa sadar dia sendiri yang tengah ditipu oleh fatamorgana yang ia buat. Terlihat bahagia di hadapan publik. Membuat lelucuan sehingga orang tertawa terpingkal-pingkal. Sebenarnya, ia yang membuat lelucuan tengah berduka dengan ragam masalah yang ia hadapi. Bertengkar dengan teman misalnya, saling diam dengan saudara, berselisih paham dengan orang tua.