oh kursi tua
tempat aku berpangku
tempat aku mengadu nasib
engkau tetap kokh sekarang
meski usiamu tlah tua
masihkah enngkau mendengar
keluh kesahku
rintihan nasibku
kursi tua
yang dimakan usia
ketegaranmu tak berubah
menopang hidupku
engkau selalu tegar
menghapus masalahku
kursi tua
jadilah engkau
kursi tua
yang dikenang
dalam sejarah hidupk
By : Muhammad David angin senja menemani langkahku meninggalkan siang nan cerah sore nan kelabu menantang dinginnya malam bertabur bintang ditemani sang bulan kini ku bersandar di atas kursi tua yang lapuk dimakan usia namun tetap kokoh menopang diriku ku bercerita padanya tentang indahnya siangku tentang hidupku namun dia hanya tersenyum melirik sinis padaku
Komentar
Posting Komentar